Pendahuluan
Di tengah derasnya arus perubahan dunia pendidikan, lahirlah sebuah ruang kebersamaan yang hangat dan penuh makna, yaitu PTK Nusantara. Komunitas ini bukan sekadar tempat berkumpul, melainkan rumah belajar bagi para pendidik dan tenaga kependidikan dari seluruh penjuru negeri.
Berawal dari kesamaan rasa, rasa ingin berbagi, rasa ingin tahu, dan rasa ingin terus bertumbuh—PTK Nusantara hadir sebagai cahaya kecil yang kemudian menjelma menjadi sinar yang menerangi banyak langkah. Dari sebuah grup sederhana, kini telah berkembang menjadi komunitas besar dengan lebih dari 10.000 anggota yang saling terhubung dalam semangat kolaborasi.
Dengan penuh ketulusan, komunitas ini mengusung motto:
“Berbagi dengan ikhlas, membantu tanpa batas, membimbing sampai tuntas untuk pendidikan berkualitas.”
Motto ini bukan sekadar rangkaian kata, tetapi menjadi napas dalam setiap kegiatan yang dilakukan. Setiap diskusi, setiap berbagi praktik baik, hingga setiap webinar yang diselenggarakan, semuanya lahir dari semangat untuk saling menguatkan.
Pada group PTK Nusantara semua anggota sudah terbiasa saling berbagi, berdiskusi dan saling melengkapi, timbul rasa ingin berdiskusi secara langsung melalui tatap muka online, maka penggerak mulai merancang membuat sebuah komunitas yang juga didaftarkan di Ruang GTK, dengan harapan bisa menjadi wadah meningkatkan silaturrahmi dan kompetensi pendidik dan tenaga kependidikan di seluruh Indonesia.
Seiring bertambahnya anggota, semakin banyak pula keinginan untuk berbagi praktik baik dan meningkatkan kompetensi diri. Oleh karena itu, PTK Nusantara mulai mengembangkan berbagai kegiatan, salah satunya adalah webinar pendidikan.

Penggerak Komunitas PTK Nusantara
Perkembangan Kegiatan PTK Nusantara

Pada awalnya, kegiatan yang dilakukan masih bersifat sederhana, berupa diskusi kondisional. Salah satu program yang cukup dikenal adalah:
“Satu Jam Bersama Ocu Sadi”
Kegiatan ini membahas berbagai hal yang bersifat mendesak dan ะฐะบััal dalam dunia pendidikan. Diskusi dilakukan secara santai namun tetap berbobot, sehingga sangat membantu para anggota dalam memecahkan permasalahan di lapangan.
Seiring waktu, kegiatan ini berkembang menjadi webinar yang lebih terstruktur dan terencana.
-------------------------------------------------
Webinar Pembelajaran CTL
Sebagai bagian dari upaya meningkatkan kompetensi pendidik, PTK Nusantara menyelenggarakan webinar dengan tema:
Pembelajaran CTL (Contextual Teaching and Learning)
Webinar ini dilaksanakan pada:
๐ Jum'at, 10 April 2026
⏰ 19.00 WIB –21.00 WIB
๐ธ GRATIS + E-SERTIFIKAT
๐ https://meet.google.com/dtn-fxih-ifu
▶️ Live Streaming https://youtube.com/live/eL650VAaADU?feature=share
Daftar sekarang melalui:
https://guru.kemendikdasmen.go.id/komunitas/webinar/de93a725-96a7-48a5-b092-4227e322f97e?source=COMMUNITY_UNTUK_ANDA_TAB
Webinar ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada para pendidik tentang pentingnya pembelajaran kontekstual, yaitu pembelajaran yang mengaitkan materi dengan kehidupan nyata siswa.Melalui pendekatan CTL, diharapkan peserta didik dapat:
- Lebih mudah memahami materi
- Meningkatkan keterlibatan dalam pembelajaran
- Mengembangkan kemampuan berpikir kritis
- Mengaitkan ilmu dengan kehidupan sehari-hari
Sekilas tentang Pembelajaran CTL
Pembelajaran CTL merupakan pendekatan yang menempatkan pengalaman nyata sebagai jembatan utama dalam memahami materi. Dalam CTL, belajar tidak lagi sekadar menghafal, tetapi menjadi proses menemukan makna.
Melalui pendekatan ini, guru mengaitkan materi pelajaran dengan kehidupan sehari-hari siswa, sehingga pembelajaran menjadi:
- Lebih bermakna dan mudah dipahami
- Lebih menarik dan tidak membosankan
- Mendorong siswa aktif berpikir dan berpartisipasi
- Mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan pemecahan masalah
CTL juga menekankan beberapa komponen penting seperti:
- Konstruktivisme (membangun pengetahuan sendiri)
- Inquiry (menemukan melalui proses)
- Questioning (bertanya untuk menggali pemahaman)
- Learning Community (belajar dalam kebersamaan)
- Modeling (memberi contoh nyata)
- Reflection (merenungkan pengalaman belajar)
- Authentic Assessment (penilaian yang nyata dan kontekstual)
Dengan pendekatan ini, pembelajaran tidak hanya terjadi di dalam kelas, tetapi juga hidup dalam keseharian siswa.
Untuk Sertifikat kegiatan bisa diakses melalui link berikut:
Pastikan bapak/ibu sudah mengisi daftar hadir disaat webinar.
Setalah mengisi daftar hadir, maka sertifikat akan otomatis dikirim ke email yang diinput, pastikan email yang diinput pas dan aktif, silahkan cek sertifikatnya pada menu kotak masuk atau menu spam.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar